In puisi puisi indah puisi malam siti nurjanah

Mata Mata Penuh Komentar

Mata Mata Penuh Komentar


Dia melihat dari atas sampai bawah
Apa ada yang salah dengannya
Dia melihat cara nya berjalan
Apa ada yang salah dengannya

Dia mengomentari dengan penuh semangat
Memperlakukan seakan dia lebih indah untuk dipandang
Dia mengomentari seakan tiada orang disana
Menyuarakan isi hati seakan tak terdengar

Dia seperti bos menyuruh tanpa pikiran
Dia memandang penuh ke jelekan
Dia tertawa seakan yang jadi candaan itu pantas
Dia Tertawa penuh puas

Sudah kah mata mata penuh komentar merasa puas hati
Sudahkah anda bercermin
Sudahkah anda memandingkan dengan yg lain
Seakan tidak ada candaan yg lain

Sudah kah anda merenung
Sudahkah menyadari
Yang terbully menangis tanpa suara
Yang terbully tersakiti tapi tidak berdarah

Sudahkah anda bercermin
Seakan dirinya penuh kesempurnaan
Nyatanya anda tak lebih dari itu
Nyatanya anda jauh dari sempurna

Bisakah anda diam
Nyatanya menasihati ada tata cara
Bisakah anda tutup mulut
Nyatanya menasihati ada ilmunya

Yang terbully rendah diri
Yang terbully serba salah
Yang terbully takut bercermin
Yang terbully takut Bersuara

Jangan  sampai hati
Tiap orang tak berhati tangguh
Jangan sampai hati
Tiap orang punya cerita

Tak berhak menghakimi
Tak berhak berkomentar
Setiap orang punya proses
Jangan merasa benar

Karena penilaian manusia belum tentu Benar
Hanya Allah yang berhak menilai
Diamlah jika tidak berilmu
Diamlah jika tidak tau tata caranya



Jakarta,  06 desember 2017
Siti Nurjanah

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar